Peduli Korban Banjir, PT MLP dan PT KES Serahkan Bantuan Paket Sembako ke BPBD Konawe Utara

oleh -19 Dilihat
Ketgam : Foto Bersama Perwakilan Perusahaan Bersama Kepala BPBD Konawe Utara Usai Menyerahkan Bantuan Paket Sembako untuk Korban Banjir.

Berkabar.co – Wanggudu – Konawe Utara. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Konawe Utara, PT Makmur Lestari Primatama (MLP) bersama PT Kembar Emas Sultra (KES) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe Utara, Jum’at 15 Mei 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh perwakilan PT MLP, Nadya Yulita, dan perwakilan PT KES, Luki, yang diterima langsung oleh Kepala BPBD Konawe Utara, Galip, S.TP., M.AP.

Adapun rincian bantuan yang disalurkan masing-masing perusahaan yakni :

PT MLP :

1. Beras 5 Kg sebanyak 50 karung

2.Telur sebanyak 40 rak

BACA JUGA:  Tagih Pembayaran Tertunda, Bumdes Molore Pantai Desak PT. SKUS Penuhi Kontrak

3.Mie instan sebanyak 40 dos

PT KES :

1.Beras 5 Kg sebanyak 50 karung

2.Telur sebanyak 40 rak

3.Mie instan sebanyak 40 dos

Bantuan tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak banjir di Konawe Utara akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.

Perwakilan perusahaan menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus wujud solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak banjir dan meringankan beban warga di tengah kondisi yang terjadi saat ini,” ujar perwakilan perusahaan saat penyerahan bantuan.

BACA JUGA:  Pengusaha Lokal Konut Peringatkan PT. Stargate Mineral Asia, Jangan Abaikan Masyarakat Lingkar Tambang

Sementara itu, Kepala BPBD Konawe Utara, Galip, S.TP., M.AP mengapresiasi kepedulian PT MLP dan PT KES yang turut berpartisipasi dalam membantu penanganan dampak banjir di Konawe Utara.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan perusahaan sangat dibutuhkan dalam upaya percepatan penanganan bencana serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Diketahui, banjir yang melanda sejumlah wilayah di Konawe Utara menyebabkan aktivitas masyarakat terganggu, termasuk akses transportasi, permukiman warga, hingga lahan pertanian yang terdampak genangan air akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.

 

Laporan : Redaksi