95% Anggota DPRD PBB Ikuti Bimtek, Sekjen DPP PBB: Bukti Tidak Ada Dualisme di DPP

oleh -42 Dilihat
Ketgam : Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T,.M.Si,.IPU.Asean.Eng Sekjen DPP PBB.

Berkabar.co – Jakarta. Sebanyak 95 persen anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB. Kegiatan ini dinilai menjadi bukti kuat soliditas internal partai sekaligus menepis isu adanya dualisme kepemimpinan di tubuh DPP.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PBB, Dr. Ir. H. Ruksmin, S.T., M.Si., IPU, ASEAN Eng, yang menegaskan bahwa tingkat kehadiran anggota legislatif dalam kegiatan tersebut mencerminkan kesatuan dan kekompakan kader PBB di seluruh Indonesia.

“Partisipasi 95 persen anggota DPRD PBB dalam Bimtek ini merupakan bukti nyata bahwa tidak ada dualisme di DPP. Seluruh kader tetap solid dan fokus menjalankan program partai,” ujarnya.

BACA JUGA:  Prabowo akan Kunjungi Rusia Bertemu Putin, DPR Berharap Ada Percepatan Kerja Sama Bidang Perdagangan

Kegiatan Bimtek yang berlangsung pada 27–29 April 2026 ini digelar di Swiss-Belinn Cawang, Jakarta, dengan mengusung tema peningkatan kapasitas anggota legislatif dalam pengelolaan anggaran serta optimalisasi pendapatan daerah.

Selain sebagai ajang peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga menjadi forum konsolidasi nasional bagi seluruh kader PBB, khususnya yang duduk di parlemen daerah. Para peserta dibekali berbagai materi strategis terkait fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran.

BACA JUGA:  Dirjen Pajak Bimo Wijayanto Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Internal: 26 Pegawai Dipecat, 13 Tengah Diproses

DPP PBB berharap melalui kegiatan ini, para anggota DPRD dari PBB dapat semakin profesional dalam menjalankan tugasnya serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di daerah masing-masing.

Sementara itu, sekitar 20 anggota DPRD PBB tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut. Namun demikian, ketidakhadiran mereka telah disertai surat izin resmi karena berbagai alasan, di antaranya sedang menunaikan ibadah haji, kondisi sakit, mendampingi suami yang sakit, menghadiri pernikahan anak, serta sejumlah alasan keluarga lainnya.

 

Laporan : Redaksi