95% Anggota DPRD Partai Bulan Bintang Ikuti Bimtek, Ruksamin: Bukti Tidak Ada Dualisme di DPP

oleh -15 Dilihat

Berkabar.co – Jakarta. Sebanyak 95 persen anggota DPRD dari Partai Bulan Bintang (PBB) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB. Tingginya tingkat partisipasi ini dinilai sebagai bukti soliditas internal partai sekaligus menepis isu dualisme kepemimpinan di tubuh DPP.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PBB, Ruksamin, yang menegaskan bahwa kehadiran hampir seluruh anggota legislatif dalam kegiatan tersebut mencerminkan kesatuan dan kekompakan kader partai di seluruh Indonesia.

“Partisipasi 95 persen anggota DPRD PBB dalam Bimtek ini merupakan bukti nyata bahwa tidak ada dualisme di DPP. Seluruh kader tetap solid dan fokus menjalankan program partai,” ujarnya.

BACA JUGA:  Indonesia Borong Juara MTQ Internasional 2025 di Jakarta

Ia juga menambahkan bahwa sekitar 20 anggota DPRD PBB yang berhalangan hadir seluruhnya telah menyampaikan surat izin resmi. Ketidakhadiran tersebut disebabkan oleh berbagai alasan, di antaranya menjalankan ibadah haji, kondisi sakit, mendampingi suami yang sakit, hingga menghadiri acara keluarga seperti pernikahan anak, serta keperluan penting lainnya.

Kegiatan Bimtek yang berlangsung pada 27–29 April 2026 ini digelar di Swiss-Belinn Cawang, dengan mengusung tema peningkatan kapasitas anggota legislatif dalam pengelolaan anggaran serta optimalisasi pendapatan daerah.

BACA JUGA:  HMNI Konawe Utara Dorong Peningkatan Kapasitas Nelayan pada Forum Nelayan Nasional 2025

Selain menjadi ajang peningkatan kompetensi, Bimtek ini juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi nasional bagi seluruh kader PBB, khususnya yang duduk di parlemen daerah. Para peserta dibekali berbagai materi strategis terkait fungsi legislasi, pengawasan, serta penganggaran.

DPP PBB berharap melalui kegiatan ini, para anggota DPRD dari PBB dapat semakin profesional dalam menjalankan tugasnya serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan di daerah masing-masing.

 

Laporan: Redaksi