Forum Pemuda Morosi Tolak Sistem Rekrutmen PT VDNI yang Diduga Tertutup, Minta Kejelasan dan Transparansi

oleh -213 Dilihat

Berkabar.co – Morosi – Konawe. Forum Pemuda Kecamatan Morosi secara resmi menyatakan penolakan terhadap proses rekrutmen tenaga kerja pada posisi Keamanan (Security) yang diselenggarakan oleh PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI). Keluhan utama berpusat pada dugaan ketidakwajaran, di mana pendaftaran yang dibuka pada pagi hari tiba-tiba ditutup hanya dalam hitungan jam tanpa penjelasan resmi, yang memicu dugaan adanya “permainan sistem” atau praktik “mafia rekrutmen”.

Menurut data yang diperoleh dari pengumuman resmi perusahaan, pendaftaran untuk posisi Keamanan dan Operator Pemuat (Loader) dijadwalkan berlangsung hingga tanggal 7 Juli 2026, namun akses pendaftaran untuk posisi Keamanan sudah tidak dapat diakses sejak beberapa jam setelah dibuka. Persyaratan yang ditetapkan meliputi usia 20–35 tahun, tinggi badan minimal 165 cm, kepemilikan KTA Keamanan dan Sertifikat Cadar Pratama, serta pengalaman kerja dan kondisi kesehatan yang baik.

BACA JUGA:  Momentum Hari Lahir Pancasila, Anggota DPRD Konawe Utara Hj. Mawarni Ajak Masyarakat Jaga Kerukunan dan Perkuat Persatuan

Ketua perwakilan Forum Pemuda Kecamatan Morosi menyatakan, “Proses yang tidak terbuka seperti ini sangat merugikan putra-putra daerah yang berhak mendapatkan kesempatan kerja yang setara. Kami menduga sistem rekrutmen tidak berjalan berdasarkan prinsip keadilan, melainkan ada pengaturan tersembunyi yang menutup peluang bagi pencari kerja yang sah.”

Dalam tuntutan yang disampaikan, Forum Pemuda meminta manajemen dan tim rekrutmen PT VDNI untuk:

BACA JUGA:  Pemkab Konawe Utara Gelar Upacara Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118

1. Melakukan klarifikasi terbuka terkait alasan penutupan pendaftaran yang mendadak dan tidak wajar;

2. Membuka akses data pendaftaran yang tercatat pada posisi Keamanan untuk ditinjau guna menjamin keadilan proses.

Organisasi pemuda ini juga menegaskan komitmennya menolak segala bentuk praktik kotor dalam perekrutan tenaga kerja, dengan pesan bahwa rekrutmen harus bersih, transparan, dan tidak merugikan generasi muda yang sedang berjuang mencari nafkah.

Hingga saat ini, pihak PT VDNI belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan dan tuntutan yang disampaikan oleh warga dan pemuda setempat.

 

#TolakRekrutmenTertutup #StopMafiaRekrutmen #TransparansiPendaftaran #ForumPemudaMorosi

Laporan : Redaksi