JANGAN CUMA LIHAT TAMBANGNYA, LIHAT JUGA RIBUAN ORANG YANG HIDUP DI DALAMNYA

oleh -79 Dilihat
#kawalinvestasiuntukkemajuandaerah

Berkabar.co – Konawe Utara – Sultra. Di tengah berbagai sorotan terhadap PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelaku UMKM, hingga kalangan pekerja mulai menyuarakan pandangan yang selama ini jarang mendapat ruang dalam diskusi publik.

Mereka menilai bahwa pembahasan mengenai PT AKP selama ini terlalu banyak berfokus pada perusahaan semata, sementara suara masyarakat yang hidup dan menggantungkan harapan ekonominya dari aktivitas yang tercipta di sekitar perusahaan justru sering terabaikan.

Ketua Konsorsium Pengusaha dan UMKM Lokal Konawe Utara (KOMPAK-KONUT), Hendrik, mengatakan bahwa masyarakat juga memiliki hak untuk didengar ketika membicarakan keberadaan investasi di daerah.

Menurutnya, kehadiran perusahaan tidak hanya menghadirkan aktivitas usaha, tetapi juga membuka ruang ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat melalui lapangan kerja, usaha kecil, jasa transportasi, rumah kontrakan, usaha catering, hingga berbagai sektor ekonomi lainnya.

“Jangan cuma lihat perusahaannya. Lihat juga masyarakat yang hidup di dalamnya. Ada orang yang kerja di situ, ada anak-anak yang sekolah karena orang tuanya bekerja, ada warung-warung yang hidup, ada usaha kecil yang jalan. Itu juga bagian dari kenyataan yang harus dilihat,” kata Hendrik.

Pandangan serupa disampaikan Ketua KPD-WILALANG, Mustaman. Ia mengingatkan bahwa setiap persoalan yang berkaitan dengan investasi dan penegakan hukum juga perlu mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, dan kearifan lokal masyarakat yang hidup di sekitar wilayah operasional perusahaan.

BACA JUGA:  Mantan Ketua BADKO HMI Sultra Irfan Karim : Antam Jangan Hanya Datang untuk Menguras SDA, Rakyat Hidup dalam Ketidakpastian!

Menurut Mustaman, masyarakat lokal merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari setiap aktivitas pembangunan yang berlangsung di daerah.

“Yang perlu dijaga bukan hanya kepastian hukum, tetapi juga kehidupan masyarakat. Karena ketika ekonomi masyarakat terganggu, yang paling merasakan dampaknya adalah rakyat kecil yang sehari-hari menggantungkan hidupnya dari aktivitas yang ada di daerah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Konawe Utara, Uksal Tepamba, menyoroti kontribusi PT AKP terhadap masyarakat lokal. Ia menyebut banyak warga yang memperoleh pekerjaan dan kesempatan usaha sejak perusahaan beroperasi di wilayah tersebut.

Menurutnya, manfaat yang dirasakan masyarakat tidak hanya terbatas pada pekerja perusahaan, tetapi juga dirasakan oleh pelaku UMKM, penyedia jasa, usaha catering, laundry, hingga berbagai usaha kecil lainnya yang tumbuh di sekitar wilayah lingkar tambang.

“Kalau kita turun langsung ke lapangan, manfaatnya bisa dilihat. Banyak masyarakat yang bekerja, banyak usaha yang hidup. Itu fakta yang dirasakan masyarakat setiap hari,” kata Uksal.

Dari kalangan pekerja, Andika Sandrego yang bekerja di perusahaan lain mengaku ikut menyaksikan bagaimana aktivitas PT AKP memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat di Konawe Utara.

BACA JUGA:  Himbau OPD Agar Menyusun Rencana Kerja Sesuai Dengan Visi-Misi Konasara Berkibar, Bupati Ikbar : Semua Harus Selaras

Meski bukan karyawan PT AKP, ia mengaku melihat langsung bagaimana perusahaan tersebut membuka peluang kerja bagi masyarakat dan ikut menggerakkan roda ekonomi di wilayah Wiwirano, Landawe, dan Langgikima.

“Saya bukan pekerja AKP. Tapi saya melihat sendiri bagaimana masyarakat hidup dari aktivitas ekonomi yang ada di sana. Sebagai sesama buruh, saya tahu betul arti sebuah pekerjaan bagi keluarga dan masa depan anak-anak mereka,” ujar Andika.

Di sisi lain, praktisi hukum sekaligus tokoh pemuda Konawe Utara, Gafur, mengingatkan agar setiap persoalan dilihat secara objektif dan proporsional. Menurutnya, proses hukum harus tetap berjalan sesuai aturan, namun dampak sosial yang lebih luas juga tidak boleh diabaikan.

Ia menilai bahwa pembangunan daerah membutuhkan keseimbangan antara kepastian hukum, perlindungan masyarakat, dan keberlangsungan aktivitas ekonomi yang memberi manfaat kepada masyarakat.

Kelima tokoh tersebut sepakat bahwa masyarakat harus menjadi bagian penting dalam setiap pembahasan mengenai investasi di Konawe Utara. Mereka berharap berbagai persoalan dapat disikapi secara bijak dan berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan.

Sebab bagi mereka, di balik setiap aktivitas perusahaan, terdapat ribuan masyarakat yang bekerja, berusaha, membiayai pendidikan anak-anak mereka, dan menggantungkan harapan hidupnya pada roda ekonomi yang selama ini bergerak di daerah tersebut.

 

Laporan : Redaksi