Granat Konawe Utara Prihatin, Ajak Semua Pihak Bersatu Perangi Narkoba

oleh -174 Dilihat
Ketgam : Ketua GRANAT - Konawe Utara Gafur, S.H,.M.H.

Berkabar.co – Konawe Utara. Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Konawe Utara, Gafur, S.H., M.H., menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penangkapan pengedar narkoba yang terjadi belakangan ini di wilayah Konawe Utara.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal kuat bahwa peredaran narkotika di daerah tersebut sudah berada pada tahap darurat dan mengancam masa depan generasi muda.

“Belakangan ini kita terus dikejutkan dengan penangkapan para pengedar narkoba. Sebagai Ketua Granat Konawe Utara, tentu saya sangat khawatir terhadap masa depan generasi kita jika hal ini terus dibiarkan,” ujarnya.

Gafur menjelaskan, saat ini perusakan generasi bangsa tidak lagi harus melalui perang fisik, melainkan melalui apa yang disebut sebagai proxy war atau perang tanpa wajah, salah satunya melalui penyebaran narkoba.

Ia juga menyoroti tren penyalahgunaan zat adiktif di kalangan remaja, seperti penggunaan lem (fox) yang kembali marak dan menjadi perhatian serius.

BACA JUGA:  Road Race Bupati Cup I Konut Siap digelar 6–7 September 2025, Bupati Ikbar : Gass Poll, Jangan Lupa Rem!

“Ini menjadi sinyal darurat. Apalagi kita melihat hampir setiap tahun ada penangkapan bandar narkoba. Artinya, peredaran ini masih terus berlangsung,” tegasnya.

Meski demikian, Gafur tetap memberikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Resor Konawe Utara yang dinilai terus berupaya melakukan penindakan terhadap pelaku, meskipun dihadapkan pada keterbatasan personel dan luasnya wilayah.

“Kami tetap mengapresiasi kerja keras Polres Konawe Utara. Di tengah keterbatasan, mereka tetap menunjukkan komitmen dalam memberantas narkoba,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Untuk itu, Granat Konawe Utara mengusulkan adanya penguatan koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga tingkat paling bawah seperti RT dan RW.

BACA JUGA:  Camat Asera Tinjau Langsung Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Desa Puunggomosi

“Kami mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, camat, lurah, kepala desa, hingga RT dan RW untuk bersama-sama membangun koordinasi. Jangan hanya aparat penegak hukum, tetapi semua stakeholder harus terlibat aktif,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

“Siapapun yang melihat tanda-tanda atau mengenali identitas pelaku, segera laporkan. Narkoba adalah musuh bersama,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Gafur menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda Konawe Utara agar menjauhi narkoba demi masa depan yang lebih baik.

“Untuk anak-anak remaja Konawe Utara, jauhi narkoba jika ingin hidup sehat dan berprestasi. Jangan sekali-kali mencoba, karena sekali mencoba akan sangat sulit untuk kembali menjalani hidup normal, kecuali melalui proses rehabilitasi yang panjang,” tutupnya.

 

Laporan : Redaksi