Hari Kesaktian Pancasila 2026, Kapolsek Wiwirano IPDA Januar : Pancasila Harus Menjadi Pedoman Menjaga Persatuan

oleh -18 Dilihat
Ketgam : IPDA. JANUAR IRFAN, S.IP " KAPOLSEK WIWIRANO ".

Berkabar.co – Konawe Utara.  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh pada 1 Oktober 2026 menjadi momentum untuk kembali memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam menjaga persatuan dan keamanan di wilayah hukum Polsek Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Kapolsek Wiwirano, IPDA Januar Irfan, S.IP, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Pancasila bukan sekadar dasar negara dan simbol kenegaraan, tetapi juga sebagai pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, aman, dan saling menghargai.

Menurutnya, semangat Hari Kesaktian Pancasila harus diwujudkan melalui sikap menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta mengedepankan musyawarah dan gotong royong dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  PT AKP Salurkan Bantuan Alat Kesehatan ke Tiga Pustu di Lingkar Tambang

“Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah berbagai perbedaan yang ada, kita harus tetap menjaga persatuan, saling menghormati dan bersama-sama menciptakan situasi yang aman serta kondusif,” ujar IPDA Irfan Januar.

Ia menilai, menjaga persatuan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun aparat keamanan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Karena itu, Kapolsek mengajak masyarakat di wilayah Kecamatan Wiwirano untuk terus memperkuat kebersamaan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru dengan semangat Pancasila, perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah. Mari kita jaga komunikasi, kerukunan dan keamanan bersama,” katanya.

BACA JUGA:  Apresiasi Penanganan Tipikor, Ampuh Desak Kejati Sultra Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Tower Bank BPD Sebesar Rp 7, 7 Miliar. 

IPDA Januar juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis dalam meneruskan semangat persatuan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai gotong royong, toleransi, persatuan dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, kita dapat bersama-sama menjaga persatuan, menciptakan keamanan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis,” pungkasnya.

 

Laporan : Redaksi