Berkabar.co – Konawe Utara. PT Adhi Kartiko Pratama (AKP) menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik dengan menyalurkan bantuan sebanyak 220 boks masker kepada 11 sekolah di wilayah lingkar tambang, Kecamatan Langgikima dan Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu mengantisipasi dampak paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah yang rentan mengalami gangguan pernapasan akibat kualitas udara yang memburuk.
Staf External Relation PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), Sugianto, menyampaikan bahwa pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat, terutama para siswa dan tenaga pendidik di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurutnya, perlindungan kesehatan di tengah ancaman asap karhutla membutuhkan perhatian bersama. Bantuan masker diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan paparan asap saat warga dan peserta didik harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan sosial, khususnya di sektor pendidikan yang berada di wilayah lingkar tambang.
11 Sekolah Penerima Bantuan Masker
Berdasarkan data penyaluran, masing-masing sekolah menerima 20 boks masker, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai 220 boks.
Adapun 11 sekolah penerima bantuan masker dari PT AKP tersebut adalah:
1. SDN 5 Langgikima — 20 boks.
2. SDN 2 Langgikima — 20 boks.
3. SDN 6 Langgikima — 20 boks.
4. SDN 1 Langgikima — 20 boks.
5. SMPN 1 Langgikima — 20 boks.
6. SMPN Satap Langgikima — 20 boks.
7. SMAN 1 Langgikima — 20 boks.
8. SMAN 1 Landawe — 20 boks.
9. SMPN 1 Landawe — 20 boks.
10. SDN 2 Landawe — 20 boks.
11. SDN 6 Landawe — 20 boks.
Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan kepada 11 sekolah tersebut mencapai 220 boks masker.

Antisipasi Dampak Asap Karhutla
Ancaman asap karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Paparan asap dapat memicu batuk, iritasi mata, sesak napas, serta memperburuk gangguan pernapasan pada kelompok rentan.
Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara bersama-sama, baik oleh perusahaan, pemerintah daerah, pihak sekolah, tenaga kesehatan maupun masyarakat.
Selain menggunakan masker yang sesuai, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika asap semakin pekat. Pihak sekolah juga perlu memantau kondisi udara dan berkoordinasi dengan puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila terdapat siswa yang mengalami keluhan kesehatan.
Melalui penyaluran 220 boks masker kepada 11 sekolah lingkar tambang ini, PT AKP diharapkan terus memperkuat kontribusi sosialnya dalam mendukung perlindungan kesehatan masyarakat di Kabupaten Konawe Utara.
Kepedulian terhadap kesehatan warga menjadi semakin penting di tengah ancaman karhutla. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, sekolah, dan masyarakat diperlukan agar langkah pencegahan dapat berjalan efektif serta kesehatan generasi muda tetap terlindungi.
Laporan : Redaksi






