Berkabar.co – Tambakua – Konut. Ancaman kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, menjadi perhatian terhadap kesehatan masyarakat. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan, membatasi paparan asap, serta menjaga kesehatan anggota keluarga, terutama anak-anak, lansia, dan masyarakat yang rentan mengalami gangguan pernapasan.
Kepala Desa Tambakua, Juliadin, S.IP., mengimbau seluruh warganya agar tidak mengabaikan dampak asap terhadap kesehatan. Masyarakat diminta menerapkan langkah perlindungan diri, mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami keluhan pernapasan.
Imbauan tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan keluarga, terutama ketika asap mengganggu aktivitas sehari-hari.
Kades Tambakua Ingatkan Bahaya Paparan Asap
Juliadin menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi kondisi udara yang terdampak asap. Paparan asap dapat menyebabkan iritasi mata dan saluran pernapasan, memperburuk batuk, serta meningkatkan risiko gangguan pernapasan, khususnya bagi kelompok rentan.
Karena itu, masyarakat Desa Tambakua diharapkan tidak menyepelekan kondisi udara di lingkungan tempat tinggal. Apabila asap semakin pekat, warga sebaiknya mengurangi kegiatan di luar ruangan dan menghindari aktivitas fisik berat yang dapat meningkatkan jumlah partikel asap yang terhirup.
Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada anak-anak dan lansia. Orang tua diharapkan membatasi aktivitas anak di luar rumah ketika udara memburuk, sementara anggota keluarga yang mengalami gangguan pernapasan perlu mendapat perlindungan lebih.
Empat Langkah Menjaga Kesehatan Keluarga
Untuk mengurangi risiko dampak paparan asap, masyarakat diimbau melakukan sejumlah langkah pencegahan berikut.
1. Gunakan masker yang sesuai
Ketika harus beraktivitas di luar ruangan, gunakan masker yang mampu menyaring partikel halus, seperti respirator N95 atau KN95 jika tersedia dan dapat digunakan dengan baik.
2. Kurangi aktivitas di luar rumah
Batasi kegiatan yang tidak mendesak ketika asap terlihat pekat atau kualitas udara memburuk. Tutup pintu dan jendela apabila asap masuk ke dalam rumah, serta upayakan agar udara di dalam ruangan tetap bersih.
3. Jaga kondisi tubuh dan kecukupan cairan
Pastikan anggota keluarga mendapatkan asupan air yang cukup, makanan bergizi, dan waktu istirahat yang memadai. Namun, menjaga kebugaran tidak menggantikan pentingnya menghindari paparan asap.
4. Segera periksa ke fasilitas kesehatan
Warga yang mengalami batuk semakin parah, sesak napas, atau keluhan kesehatan setelah terpapar asap perlu segera mendapatkan pemeriksaan medis. Jika terjadi sesak napas berat, carilah pertolongan darurat.
Cegah Kebakaran, Lindungi Lingkungan Desa
Selain menjaga kesehatan, masyarakat juga diharapkan berperan aktif mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat memperburuk kondisi asap.
Warga diminta menghindari pembakaran terbuka untuk membersihkan kebun maupun membuang sampah, terutama ketika kondisi cuaca kering dan angin berpotensi mempercepat penyebaran api.
Apabila menemukan titik api atau kebakaran di sekitar permukiman, kebun, maupun kawasan hutan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada pemerintah desa, aparat kepolisian, atau petugas pemadam kebakaran agar dapat ditangani secepat mungkin.
Pencegahan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Kesadaran dan keterlibatan masyarakat sangat diperlukan untuk melindungi keselamatan warga, mencegah kerusakan lingkungan, dan mengurangi risiko meluasnya kebakaran.
Kesehatan Keluarga Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Juliadin mengajak masyarakat Desa Tambakua untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar. Warga diharapkan saling mengingatkan, terutama dalam melindungi anak-anak, lansia, dan anggota keluarga yang lebih rentan terhadap dampak asap.
Kewaspadaan sejak dini, penerapan langkah perlindungan diri, serta pelaporan cepat apabila ditemukan kebakaran merupakan bagian penting dari upaya menjaga keselamatan bersama.
Dengan meningkatkan kesadaran masyarakat, diharapkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dapat ditekan dan lingkungan Desa Tambakua tetap terjaga.
“Berkabar.co” Memberi Kabar Untuk Sultra.





