Berkabar.co – Konawe Utara. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi momentum untuk kembali memperkuat nilai-nilai Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda.
Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kecamatan Lembo Konawe Utara (HIPPMAKEL-KONUT), Dinar Sri Wahyuni, mengatakan Pancasila tidak seharusnya hanya dipahami sebagai dasar negara, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda.
Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan sekaligus mengambil peran dalam pembangunan daerah.
«“Pancasila harus menjadi pedoman bagi generasi muda dalam bersikap, berpikir dan bertindak. Nilai persatuan, gotong royong, toleransi dan kepedulian terhadap sesama harus terus kita hidupkan,” ujar Dinar Sri Wahyuni dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila 2026.»
Pemuda Harus Jadi Penggerak Pembangunan
Dinar menilai perkembangan zaman menghadirkan berbagai tantangan bagi generasi muda. Kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi, kata dia, harus diimbangi dengan karakter yang kuat serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Karena itu, generasi muda Konawe Utara diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk hal-hal produktif, meningkatkan kapasitas diri, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.
“Generasi muda harus mampu mengambil peran. Kita harus terus belajar, meningkatkan kemampuan dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Konawe Utara,” katanya.
Jaga Persatuan di Tengah Perbedaan
Dinar juga mengajak pemuda untuk menjadikan keberagaman sebagai kekuatan. Menurutnya, perbedaan latar belakang, pendapat maupun pilihan tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah persatuan.
Semangat persatuan tersebut, lanjut dia, merupakan bagian penting dari nilai Pancasila yang harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Perbedaan adalah bagian dari kehidupan kita. Yang terpenting bagaimana kita tetap saling menghargai, menjaga kebersamaan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang dapat memecah persatuan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pemuda Konawe Utara memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga daerah tetap aman, harmonis dan kondusif. Kondisi tersebut dinilai penting agar proses pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan.
Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan
Dalam momentum Hari Kesaktian Pancasila 2026, Dinar berharap nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata.
Mulai dari menjaga toleransi, menghormati sesama, bergotong royong, menaati aturan, hingga aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan di lingkungan masing-masing.
“Memaknai Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya dengan mengingat sejarah, tetapi bagaimana kita meneruskan semangatnya dalam kehidupan sehari-hari. Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi dan membawa energi positif untuk Konawe Utara,” pungkasnya.
Laporan : Redaksi





