Berkabar.co – Tinobu – Konawe Utara. Setelah melalui proses perbaikan yang dilakukan secara gotong royong, jembatan penghubung di Kelurahan Tinobu akhirnya rampung dan kembali dapat digunakan oleh masyarakat. Sebagai bentuk rasa syukur, pemerintah kelurahan bersama warga setempat menggelar kegiatan syukuran sederhana namun penuh makna.
Perbaikan jembatan tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan dukungan pemerintah setempat. Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah itu menjadi akses vital bagi aktivitas warga, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas sehari-hari.
Lurah Tinobu, Yusnah, S.KM., M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam proses perbaikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong warga.
“Ini adalah hasil kerja bersama. Tanpa kebersamaan dan kepedulian masyarakat, perbaikan jembatan ini tidak akan bisa terwujud dengan cepat,” ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap agar fasilitas yang telah diperbaiki dapat dijaga dan dirawat bersama demi kepentingan jangka panjang.
Kegiatan syukuran diisi dengan doa bersama serta makan bersama warga sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur atas selesainya pembangunan. Suasana penuh keakraban terlihat dalam kegiatan tersebut, mencerminkan kuatnya solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa perbaikan jembatan ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga.
“Gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Ini bukan hanya soal jembatan, tapi juga tentang kebersamaan kita sebagai masyarakat,” ungkapnya.
Dengan selesainya perbaikan jembatan tersebut, diharapkan aktivitas warga Kelurahan Tinobu dapat kembali berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat setempat.
Laporan : Redaksi





