Berkabar.co – Konawe Utara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe Utara meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan, lahan, dan permukiman yang dapat terjadi selama periode puncak musim kemarau.
Melalui imbauan yang disampaikan kepada masyarakat, BPBD Konawe Utara mengajak seluruh warga meningkatkan kesiapsiagaan serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing.
Sekretaris BPBD Kabupaten Konawe Utara, Aswadi, S.E., mengatakan peningkatan kewaspadaan perlu dilakukan bersama karena kondisi musim kemarau dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran, terutama apabila masyarakat masih melakukan aktivitas yang berpotensi menjadi sumber api.
“Memasuki periode musim kemarau, kita mengimbau seluruh masyarakat Konawe Utara untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan melakukan pembakaran lahan maupun sampah, dan pastikan sumber-sumber api di sekitar rumah benar-benar aman,” ujar Aswadi.
Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas kebencanaan, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
Aswadi juga meminta masyarakat memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, termasuk mengawasi aktivitas anak-anak yang berpotensi menimbulkan api serta memastikan instalasi listrik, kompor dan sumber api lainnya dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.
“Kita berharap masyarakat tidak menunggu sampai terjadi kebakaran baru mengambil tindakan. Pencegahan jauh lebih penting. Kalau melihat adanya titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan kepada aparat desa, kecamatan atau petugas terkait agar bisa segera ditangani,” katanya.
Ia menegaskan, kepedulian masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerugian terhadap lingkungan, harta benda maupun keselamatan warga.
Imbauan tersebut sejalan dengan langkah penguatan kesiapsiagaan menghadapi karhutla di Konawe Utara. Polres Konawe Utara juga telah menggelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana Tahun 2026 pada 19 Agustus 2026 dengan melibatkan unsur lintas instansi untuk menghadapi potensi karhutla, cuaca ekstrem dan dampak fenomena El Niño.
Sementara itu, dokumen strategis BPBD Konawe Utara juga menempatkan peningkatan pencegahan dan mitigasi kebakaran lahan dan hutan sebagai bagian dari upaya penanggulangan bencana, termasuk melalui peningkatan sarana prasarana, kapasitas petugas serta pemberdayaan masyarakat.
Aswadi kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
“Kewaspadaan kita hari ini, menyelamatkan kita semua di masa depan. Mari bersama-sama mencegah kebakaran sebelum terjadi dan menjaga Konawe Utara tetap aman,” pungkasnya.
Redaksi





