Tradisi Tolak Bala, Pemdes Tapunopaka dan Warga Panjatkan Doa Memohon Perlindungan kepada Allah SWT

oleh -32 Dilihat
Ketgam : Momen Pemdes Tapunopaka Bersama Warga Saat Melaksanakan Tradisi Tolak Bala, Jum'at 26 Juni 2026.

Berkabar.co – Tapunopaka – Konawe Utara. Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memohon perlindungan dari segala marabahaya, Pemerintah Desa Tapunopaka bersama masyarakat menggelar tradisi tolak bala yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan pada Jumat (26/6/2026).

Kegiatan yang telah menjadi tradisi turun-temurun tersebut diisi dengan pembacaan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar spiritual agar seluruh masyarakat Desa Tapunopaka senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, serta dijauhkan dari berbagai bencana dan musibah.

Kepala Desa Tapunopaka, Basrun, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa tradisi tolak bala merupakan rangkaian ritual dan doa yang dilaksanakan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar desa dan seluruh masyarakat selalu berada dalam lindungan-Nya.

BACA JUGA:  Samir,S.IP,.M.Si : Selamat Hari Pers Nasional ke-79 Tahun 2025

“Tradisi tolak bala ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar batin masyarakat untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT agar kita semua dijauhkan dari bencana, marabahaya, serta diberikan keselamatan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan,” ujar Basrun.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga. Melalui doa yang dipanjatkan secara bersama-sama, diharapkan tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis, aman, damai, dan penuh keberkahan.

BACA JUGA:  Bupati Konut Hadiri Sertijab Gubernur Sultra dan Rapat Paripurna DPRD Sultra

Tradisi tolak bala yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat Desa Tapunopaka ini menjadi salah satu bentuk pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang dipadukan dengan ajaran keagamaan.

Pemerintah desa berharap tradisi tersebut terus diwariskan kepada generasi muda sebagai wujud kebersamaan, kepedulian, serta penguatan nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

Laporan : Redaksi