Berkabar.co – Konawe Utara. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Desa Kuratao, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, akhlak, serta persaudaraan di tengah masyarakat.
Kepala Desa Kuratao, Husna, S.Pd, mengatakan peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW.
Menurut Husna, Rasulullah SAW telah memberikan teladan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian hingga sikap menghormati dan memperlakukan sesama dengan baik.
“Maulid Nabi bukan sekadar seremoni. Ini momentum bagi kita untuk memperkuat akhlak dan menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Husna.
Ia mengajak masyarakat Desa Kuratao untuk terus menjaga persaudaraan, kerukunan dan kebersamaan. Menurutnya, kehidupan bermasyarakat harus dibangun dengan sikap saling menghargai, terlebih di tengah keberagaman yang ada.
“Perbedaan jangan menjadi alasan untuk saling menjauh. Mari kita saling menghormati, menjaga toleransi dan memperkuat persaudaraan. Dengan kebersamaan, kita bisa menciptakan lingkungan desa yang aman, damai dan harmonis,” katanya.
Husna juga menekankan pentingnya menjaga budaya gotong royong sebagai bagian dari kekuatan masyarakat desa. Semangat kebersamaan tersebut dinilai penting dalam mendukung berbagai program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat memberikan hikmah dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Desa Kuratao.
“Semoga peringatan Maulid Nabi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, memperkuat akhlak, menjaga silaturahmi dan merawat persaudaraan. Mari kita bersama-sama membangun Desa Kuratao dengan semangat kebersamaan,” pungkas Husna.
Laporan : Redaksi





