Cegah Karhutla, Wakil Ketua DPRD Sultra H. Herry Asiku Imbau Masyarakat Tak Bakar Hutan dan Lahan

oleh -17 Dilihat
Ketgam : H. Herry Asiku, S.E Wakil Ketua DPRD Sultra.

Berkabar.co – Sulawesi Tenggara. Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menjadi perhatian berbagai pihak di Sulawesi Tenggara. Wakil Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, H. Herry Asiku, S.E., mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar aktivitas pembukaan lahan untuk pertanian maupun perkebunan tidak berkembang menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan.

Herry Asiku mengajak masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Menurutnya, api yang awalnya digunakan untuk kepentingan tertentu dapat dengan cepat merambat ketika kondisi lahan kering dan cuaca panas.

Ia menilai pencegahan Karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya harus memiliki kepedulian yang sama terhadap kelestarian hutan dan lingkungan.

BACA JUGA:  Konawe Utara Capai 100 Persen Pembentukan Posbakum Desa dan Kelurahan, Kanwil Kemenkumham Sultra Apresiasi

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara agar tidak membakar hutan dan lahan, baik untuk membuka lahan pertanian maupun perkebunan. Mari kita cegah Karhutla bersama-sama sebelum terjadi dan menimbulkan kerugian yang lebih besar,” imbau Herry Asiku.

Jangan Anggap Sepele Api di Musim Kering

Menurutnya, persoalan Karhutla tidak hanya berkaitan dengan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat.

Kebakaran yang meluas dapat mengganggu aktivitas warga, merusak ekosistem, menimbulkan asap, serta berpotensi mengancam lahan pertanian dan perkebunan masyarakat.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap remeh aktivitas pembakaran lahan, meskipun dilakukan dalam skala kecil.

Herry juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.

Pencegahan Adalah Tanggung Jawab Bersama

Wakil Ketua DPRD Sultra tersebut menegaskan bahwa upaya mencegah Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah atau petugas pemadam kebakaran.

BACA JUGA:  BKSDA Sultra Rilis 13 IUP Tanpa Izin Lintas Konservasi TWAL, Salah Satunya Milik Politisi Golkar Herry Asiku

Kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci utama. Dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran dan meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api, potensi terjadinya kebakaran dapat ditekan.

“Kita semua mempunyai tanggung jawab menjaga lingkungan. Jangan sampai karena kelalaian kita, hutan dan lahan terbakar dan akhirnya masyarakat sendiri yang menjadi korban,” ujarnya.

Herry Asiku berharap imbauan tersebut dapat menjadi perhatian masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Ia mengajak seluruh elemen untuk membangun budaya pencegahan dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Lebih baik kita mencegah daripada harus menghadapi dampak Karhutla. Mari kita jaga hutan, lahan dan lingkungan Sulawesi Tenggara untuk kepentingan generasi yang akan datang,” pungkasnya.

 

Laporan : Redaksi