PT Kembar Emas Sultra Perkuat Komitmen Sosial melalui Program Pencegahan Stunting di Tambakua

oleh -22 Dilihat
Ketgam : Kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, Sabtu (13/6/2026).

Berkabar.co – Konawe Utara. Komitmen terhadap kesehatan masyarakat terus ditunjukkan PT Kembar Emas Sultra (KES) melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Meski belum melakukan aktivitas operasional, perusahaan tersebut tetap aktif menjalankan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Desa Tambakua, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Hialu itu mengusung tema “Cegah Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan dan Multivitamin Ibu Hamil”. Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari bayi, balita, ibu hamil, dan lansia mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Sejak pagi hari, suasana Posyandu Desa Tambakua tampak ramai. Para ibu membawa balita dan bayi mereka untuk mengikuti penyuluhan kesehatan sekaligus menerima bantuan makanan tambahan bergizi dan multivitamin bagi ibu hamil.

Staff External PT Kembar Emas Sultra, Irza Arasyid, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah lingkar tambang.

BACA JUGA:  Samir Gerindra di Hardiknas 2026: Pendidikan Kunci Kemajuan dan Harus Jadi Prioritas Utama

“Program ini rutin kami laksanakan setiap semester di desa-desa lingkar tambang sebagai bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya pada sektor kesehatan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Irza.

Dalam kesempatan tersebut, penyuluh kesehatan dari Puskesmas Hialu, Hasmar Neo, SKM., M.Kes., memberikan edukasi mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Ia menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang yang dapat berdampak pada perkembangan fisik maupun kecerdasan anak.

Menurutnya, upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

“Kolaborasi antara Puskesmas Hialu dan PT Kembar Emas Sultra ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak. Harapan kami, angka stunting di Desa Tambakua dapat terus ditekan,” ungkap Hasmar.

Apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut juga disampaikan oleh Sekretaris Desa Tambakua, Irvan. Ia menilai kehadiran PT KES melalui program sosial kemasyarakatan menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, meskipun hingga saat ini perusahaan belum menjalankan operasionalnya.

BACA JUGA:  Pesan Motivasi Keselamatan Kerja: Disiplin Aturan Demi Kesehatan dan Tanggung Jawab

“Atas nama Pemerintah Desa Tambakua dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada PT Kembar Emas Sultra atas kontribusi yang telah diberikan. Kepedulian seperti ini sangat berarti bagi masyarakat kami,” kata Irvan.

Ia berharap PT KES dapat segera memperoleh kelancaran dalam menjalankan rencana operasionalnya sehingga kontribusi yang diberikan kepada masyarakat dapat semakin luas dan berkelanjutan.

“Kami mendoakan agar PT KES diberikan kemudahan dan kesuksesan dalam menjalankan usahanya. Dengan demikian, manfaat yang dirasakan masyarakat, khususnya di Desa Tambakua, dapat terus meningkat di masa mendatang,” tambahnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian multivitamin kepada ibu hamil serta makanan tambahan bergizi bagi balita. Selain membawa bantuan yang bermanfaat, masyarakat juga memperoleh pengetahuan penting mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi yang menjadi kunci dalam mencegah stunting dan mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, serta berkualitas.

 

Laporan : Redaksi