Berkabar.co – Konawe Utara. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Konawe Utara menegaskan peran strategis pemuda dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika hingga ke tingkat akar rumput.
Ketua Karateker KNPI Konawe Utara, Hendrik, menyampaikan bahwa keterlibatan pemuda merupakan langkah penting dalam memperkuat sistem sosial masyarakat agar lebih tangguh menghadapi ancaman narkoba yang semakin kompleks.
“Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam gerakan pencegahan narkoba. Lingkungan permukiman adalah titik penting yang harus dijaga bersama agar tidak menjadi ruang berkembangnya peredaran narkotika,” ujar Hendrik.
Ia menegaskan, KNPI Konawe Utara tengah menyusun strategi berbasis komunitas yang melibatkan organisasi kepemudaan di tingkat desa dan kelurahan. Program tersebut akan difokuskan pada edukasi, sosialisasi bahaya narkoba, serta penguatan peran pemuda sebagai penggerak perubahan sosial.
Langkah ini juga sejalan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, yang menempatkan pemuda sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan dalam pembangunan nasional.
Selain itu, KNPI menilai bahwa pencegahan narkoba tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda, tokoh agama, dan pemerintah daerah.
“Kami akan memperkuat koordinasi lintas kecamatan untuk memastikan gerakan ini berjalan terarah, sistematis, dan berkelanjutan,” tambahnya.
KNPI Konawe Utara juga berkomitmen mendorong kegiatan positif bagi generasi muda, termasuk pengembangan ekonomi kreatif dan pelatihan kepemudaan, sebagai upaya mengalihkan potensi pemuda ke kegiatan yang lebih produktif.
Dengan adanya strategi berbasis akar rumput ini, KNPI berharap Konawe Utara dapat menjadi wilayah yang lebih kuat dalam ketahanan sosial dan bebas dari ancaman narkotika.
“Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan generasi kita,” tutup Hendrik.
Laporan: Redaksi





