Pelatihan Pemetaan Jadi Langkah Strategis Wujudkan Pertanian Presisi di Konut

oleh -9 Dilihat

Berkabar.co – Konawe Utara. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara terus mendorong peningkatan kapasitas penyuluh pertanian melalui pelatihan pemetaan wilayah kerja yang bertujuan untuk menghasilkan data yang akurat dan terukur.

Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh dibekali pemahaman sekaligus keterampilan teknis agar mampu melakukan pemetaan wilayah kerja secara tepat. Hal ini dinilai penting sebagai dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan pertanian yang berkelanjutan di daerah.

Kabid Sarana dan Prasarana (Sapras) Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Konawe Utara, Musharjo, S.Pt, S.Si, M.M, dalam keterangannya menegaskan pentingnya penguatan kapasitas penyuluh dalam pengelolaan data berbasis spasial.

Menurutnya, pengelolaan data pertanian saat ini tidak lagi cukup hanya berbasis angka atau data administratif semata. Dibutuhkan dukungan data spasial dalam bentuk peta atau polygon yang lebih rinci agar dapat menggambarkan kondisi riil di lapangan.

BACA JUGA:  Ucapkan Selamat Idul Adha 1446 H, Asmawati : Pererat Semangat Berkurban dan Silaturahmi

“Ke depan, setiap usulan bantuan pertanian harus berbasis data lahan parsial dalam bentuk polygon. Ini menjadi syarat penting agar program bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pelatihan ini juga diarahkan untuk menyusun master plan pembangunan pertanian berkelanjutan di Konawe Utara, yang nantinya akan menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan sektor pertanian.

BACA JUGA:  LARA Sultra Endus Dugaan Korupsi pada Pekerjaan Peningkatan/Rekonstruksi Talud Ruas Jalan Ollo Selatan - Horuo/Horuo - Mantigola

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi terkait teknik pemetaan, pengolahan data spasial, hingga praktik langsung penyusunan peta wilayah kerja penyuluh. Dengan pendekatan tersebut, para penyuluh diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung di lapangan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat peran penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian, sekaligus mendukung program ketahanan pangan berbasis data yang akurat dan terintegrasi.

Melalui pelatihan ini, diharapkan kualitas pelayanan penyuluhan kepada petani semakin meningkat, serta mampu mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Konawe Utara.

 

Laporan : Redaksi