Bahaya Karhutla Mengintai, Kades Landawe Utama Imbau Warga Tak Membakar Lahan

oleh -12 Dilihat
Ketgam : Himbauan Resmi Pemerintah Desa Landawe Utama Tentang Bahaya Karhutla.

Berkabar.co – Landawe – Konut.  Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di tengah kondisi cuaca kering menjadi perhatian serius Pemerintah Desa Landawe Utama, Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Kepala Desa Landawe Utama Jumran mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan, termasuk dengan alasan membuka atau membersihkan area untuk kebutuhan pertanian dan perkebunan.

Menurutnya, kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar dapat memicu api meluas dan sulit dikendalikan, terutama ketika kondisi vegetasi dan lahan dalam keadaan kering.

BACA JUGA:  HUT Bhayangkara ke-80, Kades Tadoloiyo Sartono Apresiasi Pengabdian Polri untuk Masyarakat

Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan sampai api yang awalnya kecil justru meluas dan menyebabkan kebakaran hutan maupun lahan,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat tidak menganggap sepele aktivitas pembakaran lahan. Selain berpotensi merusak lingkungan, Karhutla juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, mengancam permukiman serta menimbulkan kerugian yang lebih besar apabila api tidak segera dikendalikan.

Kades Landawe Utama juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

BACA JUGA:  Kikila Adi Kusuma Nahkoda Baru PBB Kota Kendari

Pencegahan harus dilakukan bersama. Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari kita jaga hutan dan lingkungan agar tetap aman dari ancaman Karhutla,” ujarnya.

Ia berharap kesadaran masyarakat menjadi benteng pertama dalam mencegah terjadinya Karhutla di wilayah Landawe Utama. Terlebih, memasuki periode kering, potensi api menyebar dengan cepat perlu menjadi perhatian semua pihak.

Lebih baik mencegah daripada harus menghadapi dampak kebakaran yang jauh lebih besar,” pungkasnya.

Laporan : Redaksi