SDS IT Al Qalam Kendari Gelar Bazar Amal untuk Palestina, Tanamkan Nilai Empati dan Solidaritas Sejak Dini

oleh -165 Dilihat

Berkabar.co – Kendari – Sultra. Dalam upaya menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di kalangan pelajar, Sekolah Dasar Swasta Islam Terpadu (SDS IT) Al Qalam Kendari menggelar Bazar Amal yang melibatkan seluruh siswa, guru, dan orang tua murid.

Ketua FOTS kelas 6, Rias Asriatif Arif, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang jual beli, melainkan sarana pembelajaran nilai-nilai kemanusiaan dan berbagi melalui aksi nyata di lingkungan sekolah.

“Kegiatan bazar amal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial siswa terhadap sesama, serta mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan dan berbagi melalui aksi nyata di lingkungan SDS IT Al Qalam Kendari. Seluruh hasil kegiatan ini akan disalurkan sebagai donasi kemanusiaan untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Rias.

BACA JUGA:  Tim Penataan Organisasi Kejaksaan RI Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Kantor Kejari Konawe Utara

Sementara itu, Sekretaris FOTS, Putu Ayu Febrianti, dalam keterangannya kepada awak media mengatakan bahwa kegiatan bazar amal ini juga menjadi upaya sekolah untuk menanamkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sejak dini kepada anak-anak.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan nilai kemanusiaan dan solidaritas sejak dini kepada anak-anak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap sesama dan peka terhadap kondisi sosial di sekitarnya,” ungkap Putu Ayu.

BACA JUGA:  Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Bupati Ikbar Sampaikan Pesan Moral dan Spiritual

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para siswa menjajakan berbagai produk seperti makanan, minuman, dan hasil karya kreatif mereka. Selain menjadi ajang amal, kegiatan ini juga melatih kemandirian, tanggung jawab, serta kerja sama antar siswa.

Melalui kegiatan ini, SDS IT Al Qalam Kendari berharap dapat memperkuat semangat kemanusiaan dan solidaritas global sejak usia dini, serta menumbuhkan kepedulian terhadap penderitaan masyarakat dunia, khususnya di Palestina.

 

Laporan : Redaksi