Berkabar.co – Landawe – Konawe Utara. Kapolsek Wiwirano, IPDA. German Sero Saputra Rante, S.H., M.H., turun langsung ke lapangan untuk mengawal jalannya pawai ogoh-ogoh umat Hindu di Kecamatan Landawe, Kabupaten Konawe Utara, menjelang perayaan Hari Raya Nyepi 2026.
Pengamanan tersebut dilakukan guna memastikan kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang mengikuti maupun menyaksikan pawai tersebut.
Pawai ogoh-ogoh sendiri merupakan bagian dari rangkaian tradisi umat Hindu menjelang Nyepi. Dalam kepercayaan Hindu, ogoh-ogoh melambangkan sosok Bhuta Kala atau kekuatan negatif yang ada di alam semesta maupun dalam diri manusia.
Patung ogoh-ogoh yang biasanya berbentuk raksasa diarak keliling desa sebagai simbol upaya menetralisir atau mengusir energi negatif sebelum memasuki hari suci Nyepi. Setelah diarak, ogoh-ogoh umumnya akan dimusnahkan sebagai simbol pembersihan diri dan lingkungan dari sifat-sifat buruk.
Kapolsek Wiwirano Ipda German Sero Saputra Rante mengatakan bahwa kehadiran aparat kepolisian dalam pengamanan kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, sekaligus upaya menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib, serta sebagai wujud dukungan terhadap pelaksanaan ibadah umat Hindu menjelang Hari Raya Nyepi,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga toleransi, saling menghormati, dan bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif, khususnya di momen perayaan keagamaan.
Pawai ogoh-ogoh di Kecamatan Landawe berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme masyarakat, sekaligus menjadi simbol kebersamaan serta kekayaan budaya yang terus dilestarikan di tengah kehidupan masyarakat Konawe Utara.
Laporan : Redaksi





