Ketua Dekranasda Konawe Utara Hadiri Ajang Pemilihan Putri Citra Indonesia dan Putra Putri Batik Tenun Sultra & Kebaya Nasional 2025

oleh -256 Dilihat
Ketgam : Momen Ketua Dekranasda Konut, Hj. Wisra Wastawati, S.Tr. Keb Saat Menyerahkan Piala Kepada Salah Satu Peserta Pemenang Lomba. ( 28/09/2025 )

Berkabar.co – Kendari – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Konawe Utara, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb., menghadiri secara langsung ajang prestisius Pemilihan Putri Citra Indonesia dan Putra Putri Batik Tenun Sultra & Kebaya Nasional 2025 yang digelar di Aula Bahteramas, Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, pada Minggu (28/9/2025).

Acara tersebut menjadi wadah bergengsi dalam melestarikan budaya nusantara, khususnya tenun, batik, dan kebaya yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia. Kehadiran berbagai tokoh penting di Sultra menambah kemeriahan sekaligus menguatkan dukungan terhadap generasi muda untuk terus mencintai serta memperkenalkan budaya bangsa ke kancah nasional hingga internasional.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Dekranasda Sultra, Arinta Nila Hapsari, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya melalui karya, kreativitas, serta inovasi.

“Melalui ajang ini, kita berharap lahir duta-duta budaya yang mampu membawa nama baik Sulawesi Tenggara dan Indonesia dengan mengedepankan identitas budaya bangsa,” ucapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Staf Ahli TP PKK Sultra Ratna Lada, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sultra, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sultra Munana Asrun Lio, hingga Ketua Argadia Citra Indonesia Provinsi Sultra, Dessy Indah Rachmat.

BACA JUGA:  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2025, Anggota DPRD PBB Sultra Hj. Wisra Wastawati: Pancasila Sebagai Perekat Bangsa

Ketua Dekranasda Konawe Utara, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan ajang ini.

“Batik, tenun, dan kebaya adalah identitas bangsa yang harus terus kita jaga dan promosikan. Ajang seperti ini sangat positif, karena dapat membentuk generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap budaya serta mampu memperkenalkannya ke masyarakat luas. Tentunya kami dari Dekranasda Konawe Utara sangat mendukung kegiatan ini,” ungkap Wisra.

Salah satu peserta dari Kabupaten Konawe Utara, Aulia Rahmadani, mengaku bangga bisa terlibat dalam ajang tersebut.

“Saya merasa sangat terhormat bisa tampil membawa tenun khas daerah kami. Semoga dengan ajang ini, semakin banyak orang yang tahu bahwa Sulawesi Tenggara punya kain tenun yang indah dan bernilai tinggi,” ujarnya penuh semangat.

Sementara itu, Ketua Argadia Citra Indonesia Provinsi Sultra, Dessy Indah Rachmat, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang untuk mengasah kepercayaan diri generasi muda.

“Selain menampilkan keindahan budaya, ajang ini membentuk karakter, membangun mental, serta melatih public speaking peserta sehingga mereka siap menjadi duta budaya di masa depan,” jelasnya.

Dengan menampilkan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara, ajang Pemilihan Putri Citra Indonesia dan Putra Putri Batik Tenun Sultra & Kebaya Nasional 2025 diharapkan dapat melahirkan duta budaya yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu membawa misi pelestarian budaya ke tengah masyarakat luas.

BACA JUGA:  LC Michelin Karaoke Berpakaian Seragam Sekolah, DPRD Kota Kendari : Cabut Saja Izinnya

Acara berlangsung meriah dengan ragam penampilan busana daerah, kebaya, serta tenun khas Sulawesi Tenggara yang memukau para tamu undangan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum kebangkitan karya dan kreativitas anak muda Sultra dalam mengembangkan potensi budaya sekaligus memperkuat industri kreatif daerah.

Sebagai tindak lanjut, Dekranasda Konawe Utara berencana memperkuat pembinaan bagi para desainer muda, penenun lokal, dan pelaku UMKM di bidang kriya dan fashion.

Upaya ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kreatif yang berdaya saing serta menyiapkan generasi penerus yang siap membawa kain tenun Konawe Utara ke panggung nasional bahkan internasional.

“Kita tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi, tetapi juga akan membangun pembinaan berkelanjutan bagi pelaku usaha kreatif di daerah. Dengan begitu, karya mereka dapat dikenal lebih luas dan menjadi kebanggaan masyarakat Konawe Utara,” tutup Hj. Wisra Wastawati Ikbar.

Laporan : Redaksi