Program CSR 10.000 Hektar di Konawe Utara Dipercepat, Teknologi dan Brigade Pangan Dioptimalkan

oleh -31 Dilihat
Ketgam : Bupati Konawe Utara H. Ikbar, S.H,.M.H saat memberikan Sambutan pada kegiatan CSR Tanam Serentak di kelurahan Asera, (Kamis 9 April 2026).

Berkabar.co – Konawe Utara. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara mempercepat pelaksanaan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 10.000 hektar dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pertanian serta dukungan Brigade Pangan. Upaya ini ditandai dengan kegiatan tanam serentak yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH., di Kelurahan Asera, Kecamatan Asera, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong kemandirian sektor pertanian. Program CSR diharapkan mampu membuka lahan baru yang produktif serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani di Konawe Utara.

Dalam pelaksanaannya, tanam serentak dilakukan menggunakan metode sistem tabur benih langsung (Tabela) yang dipadukan dengan teknologi drone.

Bupati Konawe Utara saat menyematkan rompi Brigade Pangan Kepada Ketua Brigade Pangan Konawe Utara.

Pendekatan ini dinilai lebih efisien dan mampu mempercepat proses tanam di lahan yang luas, sekaligus mengatasi keterbatasan tenaga kerja di sektor pertanian.

BACA JUGA:  Bupati Ikbar : Siap mendukung dan menindaklanjuti arahan pemerintah pusat wujudkan Konawe Utara yang bersih, sehat, dan berkelanjutan

Bupati Ikbar mengatakan, untuk mendukung percepatan tersebut, pemerintah daerah membagi lokasi kegiatan ke dalam empat zona, yakni Kelurahan Asera, Kecamatan Sawa, Kecamatan Oheo, dan Kecamatan Wiwirano.

“Pembagian zona ini bertujuan agar koordinasi di lapangan lebih efektif, sehingga percepatan tanam dapat berjalan merata di seluruh wilayah sasaran program,” ujar Ikbar.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengoptimalkan penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) melalui sistem Brigade Pangan/Pertanian. Sejumlah alsintan yang digunakan antara lain traktor roda empat (TR4), traktor roda dua (TR2), rotavator, combine harvester, dan alkon.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penyematan rompi Brigade Pangan kepada perwakilan kelompok tani serta penyerahan bantuan sarana produksi secara simbolis berupa pupuk urea, pupuk NPK, dan benih padi kepada petani penerima manfaat program CSR.

Ikbar menyatakan optimisme bahwa dengan dukungan teknologi dan alsintan, produksi padi di Konawe Utara akan meningkat secara signifikan.

BACA JUGA:  PT MLP Salurkan 50 Unit Kursi untuk Balai Desa Ngapainia Melalui Program PPM

“Kami optimistis program ini akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Kegiatan tanam serentak ini juga disiarkan secara langsung melalui Zoom Meeting dan video streaming, sehingga dapat diikuti oleh berbagai pihak baik dari tingkat daerah maupun pusat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Pertanian RI dari Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan) Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSD), pimpinan dan anggota DPRD Konawe Utara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Konawe Utara, Ketua TP PKK, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Selain itu, hadir pula perwakilan instansi vertikal, perbankan, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti jalannya kegiatan tanam serentak tersebut.

Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap percepatan program CSR ini dapat berkontribusi terhadap peningkatan produksi padi daerah serta memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan.

 

Laporan : Redaksi