Berkabar.co – Bombana – Sultra. Aktivitas tambang emas ilegal kembali memakan korban jiwa di SP 9, Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (6/4/2026).
Peristiwa longsor terjadi di dalam lubang galian tradisional sekitar pukul 17.00 WITA, dua jam setelah para penambang masuk ke lokasi untuk melakukan aktivitas penambangan menggunakan peralatan seadanya. Material tanah yang labil tiba-tiba ambruk dan menutup akses keluar, mengakibatkan para pekerja terjebak di dalam lubang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut mengakibatkan empat orang menjadi korban. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, satu dalam kondisi kritis, satu mengalami luka berat, dan satu lainnya hingga kini masih tertimbun material longsoran.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Kartini (50). Sementara Erna (46) mengalami kondisi kritis, Bungawati (52) mengalami luka berat, dan Husmiati (42) masih dalam proses pencarian.
Proses evakuasi dilakukan secara manual oleh warga setempat dengan menggunakan alat seadanya. Hingga malam hari, upaya penyelamatan masih berlangsung dengan keterbatasan sarana dan prasarana.
“Masih ada yang tertimbun, kami hanya bisa gali manual,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.
Peristiwa ini kembali menyoroti maraknya aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Bombana yang dinilai minim pengawasan serta belum tersentuh penindakan secara maksimal. Selain itu, penggunaan peralatan seperti mesin diesel dalam aktivitas tersebut mengindikasikan adanya operasi yang tidak sepenuhnya berskala kecil.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kejadian tersebut, termasuk langkah penanganan maupun upaya penertiban aktivitas tambang ilegal di lokasi.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan kerja di sektor pertambangan ilegal yang terjadi di Sulawesi Tenggara. Pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan dapat meningkatkan pengawasan serta mengambil langkah tegas guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Laporan : Redaksi

