Klarifikasi Kepala Puskesmas Motui Soal Ambulans Rusak dan Keterlambatan Rujukan Pasien

oleh -181 Dilihat

Berkabar.co – Motui – Konawe Utara. Terkait sorotan pemberitaan yang beredar mengenai ambulans Puskesmas Motui yang disebut mengalami kerusakan hingga menyebabkan keterlambatan rujukan pasien, Kepala Puskesmas Motui, Muslan Riana, S.KM., M.KM., akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Muslan Riana menjelaskan bahwa benar ambulans Puskesmas Motui saat ini sedang mengalami kerusakan dan dalam proses perbaikan. Namun demikian, pihak Puskesmas tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan pasien yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit.

Ia menegaskan bahwa setiap pasien yang membutuhkan rujukan tetap ditangani sesuai prosedur medis yang berlaku, dan pihak Puskesmas selalu berupaya mencarikan solusi transportasi rujukan, baik melalui koordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat maupun menggunakan kendaraan alternatif.

BACA JUGA:  Pembangunan Desa bukan sekadar soal laporan rampung, Tapi soal perubahan yang benar-benar bisa dirasakan Masyarakat. 

“Terkait kejadian pasien yang meninggal dunia, kami dari pihak Puskesmas Motui turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kami juga telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan berupaya melakukan rujukan secepat mungkin,” jelas Muslan.

Menurutnya, kondisi pasien saat itu sudah dalam keadaan darurat dan membutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit. Pihak Puskesmas pun telah berusaha melakukan proses rujukan, meskipun ambulans Puskesmas sedang dalam kondisi rusak.

BACA JUGA:  Dinas Lingkungan Hidup Konut Tunggu Skema Outsourcing untuk Pemeliharaan Alun-alun Konasara

Muslan juga menyampaikan bahwa kerusakan ambulans tersebut telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara agar segera mendapatkan penanganan, sehingga pelayanan rujukan ke depan dapat berjalan lebih optimal.

Ia menambahkan, kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi pihak Puskesmas Motui untuk meningkatkan pelayanan, terutama terkait kesiapan sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kejadian ini menjadi evaluasi bagi kami agar ke depan pelayanan bisa lebih maksimal lagi,” tutupnya.

 

Laporan : Redaksi