Berkabar.co – Konawe Utara. Pemerintah Kabupaten Konawe Utara kembali menggelar tanam padi serentak Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di empat zona strategis, yaitu Asera, Oheo, dan Sawa, dan Wiwirano sebagai langkah percepatan peningkatan produksi pangan dan swasembada pangan di daerah ini.
Kegiatan ini dipantau langsung oleh jajaran Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Konawe Utara, termasuk Kabid Sarana dan Prasarana, Musharjo, S.Pt, S.Si, M.M, yang memastikan pendampingan petani serta kelancaran seluruh proses pengolahan lahan dan penanaman.
Dukungan Sarana dan Prasarana
Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah Melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Konawe Utara menyiapkan sarana produksi (Saprodi) dan alat mesin pertanian (Alsintan) guna meningkatkan produktivitas petani, antara lain:
Saprodi: Pupuk NPK 120 ton, Pupuk Urea 98 ton, Benih padi 20 ton.
Alsintan: Traktor TR4 (7 unit), Traktor TR2 (19 unit), Rotavator (10 unit), Combine Harvester (3 unit), Alkon (17 unit), Drone (1 unit).
Untuk Progres Program CSR, Kabid Sapras Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Musharjo menyampaikan, berdasarkan data terkini :
Lahan tersedia: 448,62 ha
Realisasi kontrak: 338,95 ha
Swakelola petani: 161,05 ha
Pengolahan tanah: 316,02 ha
Penanaman padi: 21,5 ha
Program CSR tersebar di beberapa kecamatan:
Sawa: 50,99 ha
Asera: 52,14 ha
Oheo: 186,36 ha
Wiwirano: 49,46 ha.
Saat di Konfirmasi Awak Media Jojo panggilan Akrab Kabid Sapras Tersebut menegaskan bahwa kombinasi dukungan Saprodi, Alsintan, dan pendampingan melalui Brigade Pangan akan mempercepat pencapaian target program CSR serta meningkatkan produksi pangan dan kesejahteraan petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Konawe Utara, Ir. H. Sadeli, M.Si, berharap program ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, petani, dan seluruh pihak terkait.
“Melalui program CSR ini, kami berharap produksi pangan di Konawe Utara terus meningkat, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah dan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Laporan : Redaksi





